🌀 Benarkah Semua Golongan Masuk Surga ?

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM 
Semoga Allah ﷻ berikan Hidayah 
(Artikel 251 = 15/06/2025, Ba'da Dzuhur)

Website Artikel Dakwah Penulis :
https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

Ustad Firanda Andirja Hafidzahullah :
https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

Aplikasi UFA = BEKAL ISLAM :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

🌀 Benarkah Semua Golongan Masuk Surga ?

Menjawab Klaim Sesat Tentang “Toleransi Aqidah”
  • “Semua orang punya jalan sendiri.” 
  • “Yang penting tetap Islam.”
  • “Jangan merasa paling benar, semua golongan bisa masuk surga asal niatnya baik.”
Kalimat-kalimat ini sering kita dengar di tengah masyarakat, bahkan dari sebagian tokoh agama, aktivis, dan cendekiawan yang mengusung “Islam moderat”.

Mereka menggambarkan bahwa semua kelompok dalam Islam sama benarnya, padahal Rasulullah ﷺ sendiri telah mengabarkan bahwa umat ini akan terpecah, dan hanya satu golongan yang selamat.

📜 Dalil yang Menolak Anggapan “Semua Golongan Masuk Surga”

Rasulullah ﷺ bersabda :

“Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu.” Mereka bertanya, “Siapa mereka wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “(Yang mengikuti) apa yang aku dan para sahabatku berada di atasnya.” (HR. At-Tirmidzi no. 2641 – hasan)

🔍 Hadits ini jelas dan tegas :
  • Perpecahan adalah kenyataan, bukan sebatas perbedaan yang wajar
  • Hanya satu golongan yang benar, sisanya menyimpang
Ukuran keselamatan adalah : mengikuti Rasulullah ﷺ dan para sahabat

❌ Bantahan terhadap Pemikiran “Semua Golongan Islam Selamat”

1. Bertentangan dengan nash-nash syar’i

Tidak semua yang mengaku Muslim itu selamat.

Allah ﷻ Berfirman : “Dan janganlah kamu termasuk orang-orang musyrik, (yaitu) orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi bergolong-golongan, setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada mereka.” (QS. Ar-Rum: 31–32)

➡️ Ayat ini mencela perpecahan dalam agama, bukan membenarkannya.

2. Mengaburkan perbedaan antara haq dan batil
  • Jika semua dianggap benar, untuk apa Allah ﷻ mengutus Rasul ? 
  • Untuk apa Rasulullah ﷺ menjelaskan sunnah ? 
  • Untuk apa ada dalil ?
Allah ﷻ Berfirman : “Apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kalian main-main, dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mu’minun: 115)

Menyamakan golongan yang mengagungkan sahabat dengan golongan yang mencaci sahabat, menyamakan orang yang bertauhid dengan penyembah kubur, adalah penyimpangan besar dalam aqidah.

3. Membuka jalan toleransi terhadap kebid’ahan dan kesyirikan

Slogan “semua selamat” akhirnya digunakan untuk :
  • Membenarkan Syiah Rafidhah
  • Merangkul kaum liberal dan pluralis
  • Menoleransi perayaan maulid, tahlilan, istighosah bid’ah, dan ziarah kubur berlebihan
➡️ Akhirnya, agama menjadi abu-abu, dan kaum Muslimin tidak lagi tahu mana yang hak dan mana yang batil.

🧱 Solusi Tauhidiyah : Ikuti Jalan yang Satu, Jalan Nabi dan Sahabatnya

Tauhid mengajarkan bahwa keselamatan hanya bagi orang yang mengikuti kebenaran, bukan orang yang mengaku beriman tanpa hujjah.

Allah ﷻ Berfirman : “Barang siapa mencari agama selain Islam, maka tidak akan diterima darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Ali ‘Imran: 85)

Dan Islam yang benar adalah Islam yang dibawa Rasulullah ﷺ dan dipahami oleh para sahabat.

✅ Maka jalan selamat adalah :

  • Kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah ➤ Bukan pada tradisi, organisasi, atau opini tokoh.
  • Belajar agama dari ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah ➤ Mereka yang mengajarkan Islam berdasarkan pemahaman salafus shalih.
  • Tegas terhadap kebid’ahan dan kesesatan, namun tetap adil ➤ Tidak menyamaratakan semua, dan tidak pula menyesatkan tanpa ilmu.
⚠️ Bahaya Relativisme Aqidah

Pemahaman “semua benar” sebenarnya adalah penyakit berbahaya :
  • Menghapus urgensi dakwah tauhid
  • Menghentikan kewajiban amar ma’ruf nahi munkar
  • Melemahkan prinsip al-wala wal-bara (loyalitas dan berlepas diri karena Allah ﷻ)
➡️ Ujung dari pemikiran ini adalah : semua agama benar — inilah pintu masuk pluralisme kufur.

📌 Penutup
  • Islam bukan tentang banyaknya label, tapi tentang ketaatan kepada wahyu dan keteladanan sahabat. 
  • Jika kamu ingin selamat, jangan cukup hanya mengaku “Muslim”, tapi pastikan bahwa Islam-mu adalah Islam yang benar — Islam ala Rasulullah ﷺ dan sahabat-sahabatnya.
Allah ﷻ Berfirman : “Maka apakah orang yang berada di atas keterangan yang jelas dari Rabb-nya, sama dengan orang yang dihiasi amal buruknya dan mengikuti hawa nafsunya?” (QS. Muhammad: 14)

--------------------

⛔ Jangan jadikan tradisi, hawa nafsu duniawi, pemikiran dan gaya hidup yang bertentangan dengan aturan Allah ﷻ dijadikan lebih penting dari pada wahyu Al-Qur’an dan hadits Rasulullah ﷺ.
➡️ Semoga Allah ﷻ selalu membimbing kita dalam mencari dan mengikuti kebenaran yang diridhai-Nya.
🔄 Silakan bagikan artikel ini ke siapa pun dan di berbagai platform media sosial.
✅ Semoga menjadi amal jariyah dan jalan hidayah bagi yang membacanya. Niatkan hanya berharap PAHALA dari Allah ﷻ.

📚 Rujukan Ilmiah Tambahan :

Untuk memperdalam pemahaman Islam yang lurus, silakan merujuk kepada kajian-kajian para ustadz Ahlus Sunnah wal Jama‘ah yang bermanhaj salaf, berdasarkan dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman Sahabat, Tabi‘in, dan Tabi‘ut Tabi‘in.

🔗 Rekomendasi utama, Kajian Aqidah ilmiah : Ustad Dr. Firanda Andirja, Hafidzahullah 

👨‍🏫 Asatidzah Manhaj Salaf lainnya :
  • Ustad Dr. Syafiq Riza Basalamah – Fiqih
  • Ustad Dr. Muhammad Arifin Badri – Fiqih
  • Ustad Dr. Khalid Basalamah – Muamalah
  • Ustad Dr. Abdullah Roy – Aqidah
  • Ustad Dr. Ali Musri Semjan Putra – Aqidah
  • Ustad Dr. Musyaffa’ Ad Dariny – Fiqih
  • Ustad Dr. Erwandi Tarmizi – Muamalah
  • Ustad Dr. Sofyan Baswedan – Hadits
  • Ustad Yazid bin Abdul Qadir Jawas رحمه الله – Aqidah
  • Ustad Dzulqarnain M. Sunusi – Fiqih
  • Ustad Afifi Abdul Wadud – Aqidah
  • Ustad Ammi Nur Baits ST – Muamalah
  • Ustad dr. Raehanul Bahraen – Fiqih
  • Ada ratusan Asatidzah lain di berbagai kota 
📺 Rekomendasi channel : Rodja TV, Ashiil TV, dan channel dakwah manhaj salaf lainnya.

❗️ Catatan Penting :

📩 Bila ada pertanyaan, ingin diskusi :

👉 Balas di postingan WhatsApp
💻 Atau tulis komentar di website
🤲 InsyaAllah ditanggapi segera 

💡 Penegasan :

Kebenaran bukan milik individu, bukan pula milik kelompok tertentu, tapi :

➡️ Kebenaran hanya milik Allah ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ.
✅ Ikutilah yang sesuai dalil wahyu, bukan hanya karena nama besar atau tradisi masyarakat.
✅ Jangan berfanatik pada tokoh, tapi lihat ilmu dan kebenaran yang ia sampaikan.

Wallāhu A‘lam, hanya Allah ﷻ yang Mahatahu kebenaran 🤲 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

❓ Apakah Orang Tua Nabi Muhammad ﷺ Masuk Surga ?

Selamat Datang di Blog Hijrah Butuh Ilmu – Kenapa Kita Harus Hijrah dengan Ilmu?