Siapa Penyebar Utama Fitnah Wahabi ? Membongkar Motif Sebenarnya di Balik Kebencian Terhadap Dakwah Tauhid

بسم الله الرحمن الرحيم

Semoga Allah ﷻ memberikan hidayah kepada penulis pribadi, keluarga, dan seluruh kaum muslimin agar istiqamah di atas kebenaran.

(Artikel 306 = 03/07/2025, Ba'da Magrib)

Saluran Penulis Artikel Dakwah :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P

Website Penulis Artikel Dakwah :
https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

Ustad Firanda Andirja Hafidzahullah :
https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

Aplikasi UFA = BEKAL ISLAM :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

Siapa Penyebar Utama Fitnah Wahabi ? Membongkar Motif Sebenarnya di Balik Kebencian Terhadap Dakwah Tauhid

(Menjawab komentar terkait tuduhan tersebut, dibahas dalam 6 seri bantahan)

🔎 Mengapa istilah "Wahabi" dipenuhi fitnah dan kebencian ?

Setelah membantah hoaks Hempher, menjelaskan siapa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, membongkar tuduhan konspirasi Inggris, dan menegaskan bahwa istilah “Wahabi” bukan nama resmi, maka muncul pertanyaan penting :
  • Siapa sebenarnya yang paling gencar menyebarkan kebencian terhadap dakwah tauhid ini ?
  • Dan mengapa itu dilakukan ?
🧨 1. Kelompok Syiah Rafidhah : Pelopor Utama Fitnah “Wahabi”

Kelompok Syiah, khususnya Syiah Rafidhah Imamiyyah Itsna ‘Asyariyah, adalah pelopor utama propaganda anti-Wahabi di berbagai negara. 

Ada beberapa alasannya :

a. Dakwah tauhid mengancam aqidah Syiah

Syiah membangun agamanya di atas ghuluw (berlebih-lebihan) terhadap Ahlul Bait dan taqiyah (dusta demi kepentingan mazhab). 

Dalam aqidah mereka :
  • Para imam dianggap ma’shum (tidak bisa salah),
  • Imam Ali dijadikan simbol ketuhanan tersembunyi dalam sebagian cabangnya,
  • Berbagai bentuk kesyirikan dalam ritual seperti ziarah kubur ekstrem, thawaf kubur, dan istighatsah kepada para imam adalah bagian dari praktik sehari-hari mereka.
Maka, ketika Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mendakwahkan tauhid dan memberantas syirik, Syiah merasa terancam secara eksistensial. 

Mereka pun memobilisasi propagandanya :

“Ini ajaran sesat, bikinan Inggris, perusak tradisi, pemecah umat !”

b. Syiah punya sejarah kelam dalam menghancurkan umat dari dalam

Sebagaimana dicatat oleh para ulama :
  • Ibnu Saba’ dan para pengikutnya berkontribusi besar dalam fitnah pembunuhan Utsman bin Affan,
  • Kelompok Syiah ikut memfasilitasi invasi Mongol ke Baghdad,
  • Syiah Buwaihiyah dan Fatimiyyah sering kali menjadi pengkhianat internal di tubuh kaum Muslimin.
Tidak aneh bila fitnah “Wahabi” juga menjadi bagian dari strategi mereka menghancurkan Ahlus Sunnah, terutama yang masih menjaga aqidah murni.

🧙‍♂️ 2. Kelompok Sufi Ghulat : Musuh dalam selimut

Kelompok tasawuf ekstrem (Sufi ghulat) juga sangat terganggu dengan dakwah tauhid. 

KENAPA ?

a. Karena dakwah tauhid membongkar praktik syirik mereka :
  • Tawassul yang melampaui batas,
  • Istighatsah kepada wali,
  • Menyembelih dan bernazar di kuburan,
  • Zikir dengan lompatan-lompatan dan nyanyian tanpa dalil.
Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para ulama setelah beliau meluruskan praktik ini dengan dalil, sehingga para tokoh Sufi ekstrem merasa dihantam, lalu menyebarkan label : 

“Wahabi itu anti zikir, anti wali, anti cinta !”

Padahal :
  • Zikir yang benar bukan berarti teriak-teriak seperti trance.
  • Cinta kepada wali tidak berarti minta-minta ke kuburnya,
  • Dan bertawassul tidak boleh menyekutukan Allah ﷻ.
💰 3. Penguasa, Pemuka Adat, dan Dukun : Karena dakwah tauhid mengancam posisi mereka

Banyak orang — baik itu :
  • Dukun yang hidup dari praktik sihir dan syirik,
  • Penguasa adat yang menyucikan kubur leluhur,
  • Tokoh masyarakat yang diangkat karena ritual bukan ilmu—
...semuanya merasa terusik oleh dakwah yang mengajak umat hanya bergantung kepada Allah ﷻ.

Mereka pun menyambut narasi “Wahabi sesat” sebagai sarana menjaga posisi dan pengaruh mereka. 

Mereka tidak mau masyarakat tercerahkan, karena itu berarti :
  • Tidak lagi datang ke dukun,
  • Tidak lagi bayar "sesajen" atau "uang syukuran",
  • Tidak lagi percaya kepada mitos "keramatnya" pohon atau kuburan.
🧠 4. Kaum liberal dan pluralis : Menolak eksklusivitas kebenaran Islam

Dakwah tauhid secara tegas menyatakan : 
  • Hanya Islam yang benar. 
  • Selainnya batil (QS. Ali Imran: 85)
  • Kaum liberal menolak itu.
  • Mereka ingin semua agama dianggap sama. 
Maka, mereka tidak suka dengan ajaran keras seperti tauhid rububiyyah, uluhiyyah, dan asma wa shifat. 

Mereka ingin Islam yang lentur, inklusif, bahkan bisa disinkretiskan (dicampur adukkan).

Mereka pun bergabung dalam barisan yang menyebut dakwah tauhid sebagai “ekstrem”, “puritan”, dan “intoleran”.

📌 Kesimpulan : Bukan “Wahabi” yang sesat, tapi mereka yang sesungguhnya takut pada tauhid !

Semua fitnah terhadap “Wahabi” berasal dari satu akar :

Mereka tidak mau kembali kepada Islam yang murni sebagaimana Rasulullah ﷺ ajarkan.

Karena itu :
  • Mereka labeli dakwah tauhid dengan tuduhan buatan Inggris,
  • Mereka hina ulama Ahlus Sunnah,
  • Mereka tipu umat dengan cerita dongeng konspirasi,
  • Dan mereka giring masyarakat agar kembali kepada syirik, bid’ah, dan kebodohan.
🛡️ Penutup : Kebenaran tidak akan padam walau difitnah

Rasulullah ﷺ pun dituduh :
  • Tukang sihir,
  • Orang gila,
  • Pemecah belah masyarakat.
Apakah itu menjadikan beliau salah ?

TIDAK !
  • Begitu pula dakwah tauhid. 
  • Meskipun difitnah, dimusuhi, dituduh keras, ia tetaplah cahaya kebenaran yang diwarisi dari Rasulullah ﷺ dan para sahabat.
--------------------

⛔ Jangan jadikan tradisi, hawa nafsu duniawi, pemikiran dan gaya hidup yang bertentangan dengan aturan Allah ﷻ dijadikan lebih penting dari pada wahyu Al-Qur’an dan hadits Rasulullah ﷺ.
➡️ Semoga Allah ﷻ selalu membimbing kita dalam mencari dan mengikuti kebenaran yang diridhai-Nya.
🔄 Silakan bagikan artikel ini ke siapa pun dan di berbagai platform media sosial.
✅ Semoga menjadi amal jariyah dan jalan hidayah bagi yang membacanya. Niatkan hanya berharap PAHALA dari Allah ﷻ.

📚 Rujukan Ilmiah Tambahan :

Untuk memperdalam pemahaman Islam yang lurus, silakan merujuk kepada kajian-kajian para ustadz Ahlus Sunnah wal Jama‘ah yang bermanhaj salaf, berdasarkan dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman Sahabat, Tabi‘in, dan Tabi‘ut Tabi‘in.

🔗 Rekomendasi utama, Kajian Aqidah ilmiah : Ustad Dr. Firanda Andirja, Hafidzahullah 🤲

👨‍🏫 Asatidzah Manhaj Salaf lainnya :
  • Ustad Dr. Syafiq Riza Basalamah – Fiqih
  • Ustad Dr. Muhammad Arifin Badri – Fiqih
  • Ustad Dr. Khalid Basalamah – Muamalah
  • Ustad Dr. Abdullah Roy – Aqidah
  • Ustad Dr. Ali Musri Semjan Putra – Aqidah
  • Ustad Dr. Musyaffa’ Ad Dariny – Fiqih
  • Ustad Dr. Erwandi Tarmizi – Muamalah
  • Ustad Dr. Sofyan Baswedan – Hadits
  • Ustad Yazid bin Abdul Qadir Jawas رحمه الله – Aqidah
  • Ustad Dzulqarnain M. Sunusi – Fiqih
  • Ustad Afifi Abdul Wadud – Aqidah
  • Ustad Ammi Nur Baits ST – Muamalah
  • Ustad dr. Raehanul Bahraen – Fiqih
  • Ada ratusan Asatidzah lain di berbagai kota 
📺 Rekomendasi channel : Rodja TV, Ashiil TV, dan channel dakwah manhaj salaf lainnya.

📩 Bila ada pertanyaan, ingin diskusi :

👉 Balas di postingan WhatsApp
💻 Atau tulis komentar di website
🤲 InsyaAllah ditanggapi segera 

💡 Penegasan :

Kebenaran bukan milik individu, bukan pula milik kelompok tertentu, tapi :

➡️ Kebenaran hanya milik Allah ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ.
✅ Ikutilah yang sesuai dalil wahyu, bukan hanya karena nama besar atau tradisi masyarakat.
✅ Jangan berfanatik pada tokoh, tapi lihat ilmu dan kebenaran yang ia sampaikan.

Wallāhu A‘lam, hanya Allah ﷻ yang Mahatahu kebenaran 🤲 

Komentar