AKAL HARUS TUNDUK WAHYU
AKAL HARUS TUNDUK KEPADA AL-QUR'AN & AL-HADIST
Allah ﷻ Berfirman : Katakanlah, "Hanya Allah yang aku sembah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku." (QS. AZ-ZURMAR 39:14). Panduan Kehidupan bagi setiap Muslim itu adalah Al-Qur'an & Al-Hadist. Ini adalah hukum tertinggi yg WAJIB dijadikan rujukan & ditaati dlm menjalankan perintah agama serta solusi berbagai macam problematika kehidupan. Bila ada yg bertentangan dgn Akal pikiran manusia, maka WAJIB Akal utk membenarkan Al-Qur'an & Al-Hadist
Betapa byk dilihat saat ini, byk org² cerdas dlm berbagai bidang, tapi mereka menolak, mengingkari bahkan meragukan aturan Allah ﷻ. Hal ini disebabkan mereka lebih mendahulukan Akal pikirannya dibandingkan menerima kebenaran yg sudah jadi panduan kehidupan manusia sampai hari akhir Zaman, yaitu Al-Qur'an & Al-Hadist. Misalnya byk diantara manusia bangga utk terlibat hal² sudah jelas DOSANYA & larangannya, seperti RIBA, ROKOK, MUSIK, ULTAH, PACARAN, BUKA AURAT, DUKUN, ALKOHOL, JUDI, GAME, GHIBAH # ini semuanya gaya hidup kebykan org² cerdas ber KTP Islam dgn berbagai alasan pembenaran, yg semuanya hanya bersumber dari Akal yg berlandaskan Hawa Nafsu DUNIAWI Semata, padahal sudah begitu byk ayat² yg MENGHARAMKANNYA, Nauzubillah
Setiap tradisi, gaya hidup, kebiasaan masyarakat atau perkataan siapapun bisa salah, hanya Rasulullah ﷺ yg Maksum (terbebas dari salah). Utk itulah Allah ﷻ menurunkan Al-Qur'an sebagai panduan kehidupan utk seluruh umat manusia yg berlaku sampai Kiamat & penjelasan tentang hal yg ada di Al-Qur'an, berdasarkan Hadist Rasulullah ﷺ. Bila ada hal² yang tdk sesuai dgn Akal pikiran, bukan Al-Qur'an & Al-Hadist yg ditolak / diabaikan, tapi Akal yg harus diperbaiki & diupdate agar bisa menerimanya. Sesungguhnya Akal itu memiliki keterbatasan, masing² org juga akan berbeda tingkatan Akalnya. Lalu Akal siapa yg akan dijadikan rujukan ? Jadi, bila ada yg tdk sesuai Akal pikiran, maka jgn paksakan Akal tersebut utk menolak Al-Qur'an & Al-Hadist
Akal tdk boleh mempertanyakan tentang "KENAPA" atau "BAGAIMANA" terhadap dalil Al-Qur'an & Al-Hadist, tetapi Akal yg harus tunduk karena memiliki keterbatasan. Utk Itulah pentingnya Charger pikiran & Update wawasan dgn ilmu agama yg benar setiap hari, agar lebih mengerti apa yg menjadi dasar setiap kebenaran yg sesungguhnya. Karena setiap kebenaran akan selalu ada yg setuju & tdk. Itulah sebabnya Allah ﷻ memberikan panduan & petunjuk berupa Al-Qur'an & Al-Hadist sebagai kebenaran yg sesungguhnya, bagi setiap org agar selamat DUNIA AKHIRAT
Terlalu byk perkara agama yg tdk dpt dipikirkan oleh Akal, seperti Hukum Waris, Poligami, Pagang Gadai (ini beberapa contoh sederhana yg sering ditolak kebykan org), sehingga Akal tdk dpt dikatakan sebagai kebenaran utk menentang aturan Allah ﷻ. Jika Akal lebih didahulukan daripada Al-Qur'an & Al-Hadist, maka akan muncul agama baru, aturan baru sesuai kreasi Akal tersebut & cara beribadah baru yg sesuai dgn Akal manusia tersebut. Ini tentunya tdk bisa diterima. Padahal sudah jelas, agama ini sudah sempurna diturunkan 14 abad yg lalu, yg meragukannya bisa terjerumus kpd KAFIR. Jgn hanya krn kepintaran berdebat, pintar beretorika ini itu, sehingga kita menolak setiap apa yg sudah diturunkan Malaikat Jibril kpd Rasulullah ﷺ
Dan berusahalah memperbaiki Akal setiap hari dgn Ilmu Agama, adalah solusi terbaik utk keselamatan DUNIA AKHIRAT. Allah ﷻ Berfirman : Dan telah sempurna firman Tuhanmu (Al-Qur'an) dengan benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah firman-Nya. Dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui (QS. AL-AN'AM 6:115)
Akal Dibawah Wahyu - Ustadz DR. Firanda Andirja, M.A
https://youtu.be/Zgzq1CBMoFc
Wallahu A'lam Bishawab, Hanya Allah ﷻ Yg Mahatahu Kebenaran
Komentar
Posting Komentar