PENGERTIAN RIBA

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Semoga Allah ﷻ berikan HIDAYAH
(Artikel 2 = 08/01/2023)

Website Artikel Dakwah Penulis :
https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

Ustad Firanda Andirja Hafidzahullah :
https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

Aplikasi BEKAL ISLAM UFA :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

PENGERTIAN RIBA :

  1. Setiap pinjaman yg memberikan keuntungan bagi pemberi pinjaman dinamakan RIBA (Kerja & Pinjam = BANK LEASING ASURANSI RENTENIR PEGADAIAN MLM FOREX). Ini adalah kebiasaan & gaya hidup YAHUDI & NASRANI. Umat ISLAM, HARAM utk terlibat dlm transaksi & pekerjaan terkait dgn RIBAWI (Ustadz DR. ERWANDI TARMIZI, Kitab HARTA HARAM MUAMALAT KONTEMPORER)
  2. Rasulullah ﷺ Bersabda : Melaknat pemakan RIBA, org yg memberi makan dgn RIBA, juru tulis transaksi RIBA & dua org saksinya. Kedudukan mereka itu semuanya sama (HR MUSLIM 2995)

DASAR HUKUM RIBA :

  1. Allah ﷻ Berfirman : Org² yg memakan RIBA tdk dpt berdiri, melainkan seperti berdirinya org yg kemasukan setan karena gila. Yg demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dgn RIBA. Padahal, Allah telah menghalalkan jual-beli & mengharamkan RIBA. Brg siapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yg telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya & urusannya (terserah) kpd Allah. Brg siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya (QS AL-BAQARAH 2:275)
  2. Rasulullah ﷺ Bersabda :  Satu dirham yg dimakan oleh seseorang dari transaksi RIBA sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya dari pada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR AHMAD)
  3. Rasulullah ﷺ Bersabda :  Akan datang suatu zaman di mana manusia tdk lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yg halal atau haram (HR BUKHARI 2059)

SOLUSI RIBA :

  1. Bertaubatlah dari RIBA, dgn cara bersungguh² & tekat kuat agar tdk mengulangi lagi meminjam dgn cara yg dilarang Allah ﷻ & Rasulullah ﷺ. Bertakwalah & taat lah kpd Allah ﷻ dlm segala kondisi, karena Allah ﷻ yg akan memberikan SOLUSINYA 
  2. Perbanyak ISTIGHFAR, memohon ampunan dari Allah ﷻ, karena ini akan membuka pintu Rezeki. Allah ﷻ yg melarang RIBAWI, tentunya Allah ﷻ juga yg akan memberikan jalan keluarnya, tapi bukan yg sesuai hawa nafsu DUNIAWI 
  3. Lebih giat lagi dlm berusaha, bekerja & update wawasan / pola pikir dgn belajar kpd org yg sudah terbukti berhasil. Prinsip yg byk dilakukan oleh org² sukses, ATM = AMATILAH setiap peluang usaha, TIRULAH setiap bentuk peluang usaha yg ada tersebut, MODIFIKASI sesuai kondisi
  4. Bersikap & berperilaku AMANAH, maka org akan menaruh kepercayaan. Semakin tdk AMANAH, maka diri sendiri yg akan mendapatkan kesusahan. Inilah realita yg terjadi, bermudah² dalam melakukan pinjaman, tapi sulit dalam melakukan pembayaran
  5. Hidup SEDERHANA & QANA'AH. Dgn bersikap hidup SEDERHANA akan mengurangi pengeluaran, bukan mengejar gaya hidup konsumtif. Sifat QANA'AH yaitu merasa cukup & bersyukur dgn rezeki, bukan sibuk membandingkan dgn org lain
  6. Utk urusan DUNIA, biasakan melihat org yg kondisinya dibawah. Yg tdk punya mobil bersyukur masih ada motor, yg tdk punya motor bersyukur punya sepeda, yg tdk punya sepeda bersyukur masih punya kaki. Dan betapa byk org yg tdk punya kaki, masih bisa hidup, masih bisa punya keluarga & menafkahi. Yg sulit itu adalah memenuhi kebutuhan HAWA NAFSU DUNIAWI, EGO DIRI, GENGSI & GAYA HIDUP 
  7. Jual ASET utk MODAL usaha & melunasi hutang. Bila punya brg yg masih bisa dijual, bisa dijadikan sebagai modal usaha & pembayaran hutang. Namun bila lebih mementingkan gaya hidup, sulit utk mendapatkan jalan keluarnya
  8. HINDARI gali lubang tutup lobang. Ini bukan solusi, tapi akan menambah bencana, akan menambah beban pikiran, yg akhirnya akan semakin sulit utk fokus dalam membenahi pemasukan
  9. Bagi keluarga / masyarakat yg punya kelapangan Rezeki, seharusnya memberikan bantuan modal usaha / melapangkan kesempitan hidup bagi yg benar² butuh, bukan utk kebutuhan Konsumtif / Gaya Hidup
  10. Dgn solusi yg disampaikan, tdk otomatis besok akan ada hasilnya, semuanya butuh PROSES, TAWAKAL, SABAR & YAKIN bahwa setiap kesulitan akan ada jalan yg lebih baik. Lebih baik itu menurut Allah ﷻ, bukan menurut hawa nafsu Duniawi

Syarah Kitab Al Kabair #7 - Dosa Bahaya Riba - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.

https://youtu.be/lgpPWJb5ouw

Wallahu A'lam, hanya Allah ﷻ yang Mahatahu kebenaran.

👉

  • Silakan bagikan artikel ini kepada siapa pun, ke berbagai platform media sosial. 
  • Semoga menjadi amal jariyah dan jalan hidayah bagi yang membacanya. 
  • Berharap PAHALA dari Allah ﷻ saja. 

🤲

Komentar

Postingan populer dari blog ini

❓ Apakah Orang Tua Nabi Muhammad ﷺ Masuk Surga ?

Menelan Sperma Suami : Antara Nafsu dan Batasan Syariat

🌀 Benarkah Semua Golongan Masuk Surga ?