ULANG TAHUN HARAM
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Semoga Allah ﷻ Memberikan HIDAYAH
(Artikel 10 = 5/03/2023)
ULANG TAHUN HARAM
Tradisi yg jadi kebiasaan kebykan org² Islam adalah ULANG TAHUN, yaitu merayakan, mengucapkan, memberikan hadiah di setiap tgl lahir. Ini bukan ajaran Islam, tapi meniru kebiasaan YAHUDI, NASRANI. Rasulullah ﷺ Bersabda : Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut (HR. ABU DAWUD no.4031). Allah ﷻ Berfirman : Tetapi, hati mereka (org² KAFIR) itu dalam kesesatan dari (memahami Al-Qur'an) ini & mereka mempunyai (kebiasaan byk mengerjakan) perbuatan² lain (buruk) yg terus mereka kerjakan (QS. AL-MUMINUN 23:63). Allah ﷻ mengingatkan utk berhati² terhadap kebiasaan org² KAFIR, mereka suka berdusta dgn berbagai macam tipu muslihat
Syaikh Shalih bin ‘Abdul ‘Aziz Alu Syaikh hafidzahullahu Ta’ala berkata, “Sesungguhnya perayaan ULANG TAHUN, TAHUN BARU & semacamnya adalah bentuk Tasyabbuh (meniru²) org2 KAFIR (YAHUDI & NASRANI) yg gemar membuat² berbagai macam perayaan (‘id) yg tdk disyariatkan (Al-Minzhaar, hal. 19)
Rasulullah ﷺ Bersabda : Sungguh kalian akan benar² mengikuti jalan org² sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal & sehasta demi sehasta sampai jika org² yg kalian ikuti itu masuk ke lubang dhabb (sejenis kadal yg hidup di padang pasir), niscaya kalian pun akan mengikutinya .” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yg mengikutinya adalah YAHUDI & NASRANI?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. BUKHARI no.7320). Ulama menjelaskan bahwa lubang dhabb lebih sulit dari pada lubang yg lainnya, lebih sempit & lebih berkelok². Artinya, inilah lubang yg tersulit. Akan tetapi seandainya ada org NASRANI & YAHUDI yg masuk ke lubang sesulit itu dilakukan mereka, tetap akan ada MUSLIM yg mengikutinya. Ini menunjukkan antusiasme kaum MUSLIMIN utk meniru² org KAFIR dalam budaya, tradisi & bahkan yg lebih parah adalah dalam hal beragama (berkreasi dalam beribadah) yg tdk ada panduan dari Al-Qur'an & Al-Hadist yg dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ, yg sesuai dgn pemahaman 3 generasi terbaik, yaitu Sahabat Nabi, Tabiin, Tabiut Tabiin & Ulama² yg mengikuti mereka
Bila merayakan ULANG TAHUN dgn melakukan ibadah secara khusus, misalnya dgn bersedekah, mengundang anak yatim, mentraktir makan, berdoa secara khusus di hari ULANG TAHUN dgn mengundang org yg dianggap shalih, berdzikir, istighfar atau bentuk² ibadah lainnya yg secara khusus lebih semangat dikerjakan di hari ULANG TAHUN, dibandingkan hari² biasa lainnya, maka perayaan semacam ini termasuk kategori bid’ah, karena berarti mengada² ibadah yg tdk pernah diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Tdk ada satupun Dalil yg Shahih yg mengabarkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah merayakan ULANG TAHUN. Rasulullah ﷺ Bersabda : Barang siapa yg melakukan amal (ibadah) yg bukan berasal dari (ajaran) kami, maka amal tersebut tertolak (HR. MUSLIM no.1718)
Sebagian org menyangka bahwa ULANG TAHUN dalam ISLAM jika tdk dimaksudkan utk ibadah, hanya utk bersenang², maka dianggap diperbolehkan. Ini adalah anggapan yg salah & keliru. Karena meskipun perayaan ULANG TAHUN tdk dimaksudkan utk ibadah, perayaan tersebut tetap terlarang. Rasulullah ﷺ Bersabda : Dahulu org² Jahiliyyah memiliki dua hari di setiap tahun, dimana mereka biasa bersenang² ketika itu. Ketika Nabi datang ke kota Madinah, beliau bersabda, “Dahulu kalian memiliki dua hari di mana kalian bersenang² ketika itu. Sekarang, Allah ﷻ telah menggantikan utk kalian dgn dua hari besar yg lebih baik, yaitu ‘Idul Fithri & ‘Idul Adha.” (HR. ABU DAWUD no.1134 & AN-NASA'I no.1556). Perayaan Umat ISLAM itu hanya ada 2, yaitu IDUL FITRI & IDUL ADHA
Bahkan byk diantaranya mengganti ucapan ULANG TAHUN dgn istilah Islami, seperti Baarakallahu Fii Umrik atau Milad. Ini tindakan yg tdk tepat & terkesannya mencari² alasan pembenaran dgn dibungkus dgn istilah Islami. Hal ini byk terjadi mengganti Istilah agar terlihat Islami, namun hakekatnya bertentangan dgn ajaran ISLAM, seperti RIBA dikatakan Bunga
Tasyabbuh Yang Boleh Dan Tidak - Ustadz DR. Firanda Andirja, MA
https://youtu.be/NdVvFwwAlCs
Wallahu A'lam Bishawab, Hanya Allah ﷻ Yg Mahatahu Kebenaran
Komentar
Posting Komentar