BANTAHAN TERHADAP NARASI : “BERITA POLITIK = BUKTI SALAFI SESAT”

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ 

👉 Banyak orang berkata : ‘Kami hanya minta berkah, bukan menyembah’. 
📢 Padahal Allah ﷻ menegaskan: ‘Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan’ (QS. Al-Fatihah: 5). 
❓ Kalau doa dan permintaan kita arahkan ke selain Allah ﷻ, apakah itu masih disebut ibadah kepada Allah ﷻ ?

(Artikel 433 = 26/07/2025, Ba'da Isya)

Saluran Penulis Artikel Dakwah :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P

Website Penulis Artikel Dakwah :
https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

Ustad Firanda Andirja Hafidzahullah :
https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

Aplikasi UFA = BEKAL ISLAM :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

BANTAHAN TERHADAP NARASI : “BERITA POLITIK = BUKTI SALAFI SESAT”

Pentingnya Tabayyun dan Waspada Perang Opini

1️⃣ Tunjukkan Syubhatnya

Narasi yang disebarkan berbunyi seperti ini:

“Kapal Saudi kirim senjata ke Israel, dan justru diblok oleh Italia. Ini bukti Arab Muslim (khususnya Saudi) kejam, dan salafi cuma slogan.”

Masalahnya :
  • Mengambil berita yang belum tentu terkonfirmasi sebagai fakta mutlak.
  • Mengaitkan kejadian politik dengan aqidah dan manhaj.
  • Menggunakan isu ini untuk membakar kebencian terhadap Salafiyah.
2️⃣ Kesalahannya di Mana

Tidak ada tabayyun = Dalam Islam, berita seperti ini wajib diverifikasi, apalagi jika sumbernya berasal dari media yang punya kepentingan politik. 

Allah ﷻ berfirman : "Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti (tabayyun), agar kalian tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya..." (QS. Al-Hujurat: 6)
  • Generalizing fallacy = Peristiwa politik tidak otomatis menjadi representasi akidah atau seluruh ulama suatu negara.
  • Agenda framing = Musuh Islam sering memanfaatkan berita seperti ini untuk menanamkan kebencian internal di kalangan umat, sehingga umat sibuk saling menuduh daripada fokus menghadapi musuh yang sebenarnya.
3️⃣ Dalil Kebenarannya 
  • Tabayyun adalah perintah syar’i (QS. Al-Hujurat: 6).
  • Rasulullah ﷺ bersabda: "Cukuplah seseorang dikatakan berdusta apabila ia menceritakan setiap yang ia dengar." (HR. Muslim)
  • Kita tidak boleh menghukum sebuah manhaj atau kebenaran hanya karena perilaku atau tuduhan kepada segelintir pihak.
4️⃣ Perbandingan dengan Manhaj Salaf
  • Manhaj Salaf mengajarkan kita memisahkan antara kebenaran agama dan perilaku oknum.
  • Musuh Islam berusaha membuat kita mengukur kebenaran dari berita media, bukan dari Al-Qur’an dan Sunnah.
  • Salafi sejati tidak menutup mata terhadap kezaliman, tapi juga tidak tergesa-gesa memvonis tanpa data dan dalil yang jelas.
5️⃣ Solusi & Penutup
  • Tabayyun dulu sebelum menyebarkan atau memvonis.
  • Bedakan antara ajaran Islam dan kesalahan politik suatu pihak.
  • Fokus pada hujjah dan dalil, bukan emosi dan asumsi.
  • Jangan ikut arus framing musuh Islam yang ingin memecah belah umat.
📌 Kesimpulan :
  • Berita politik tidak bisa dijadikan tolok ukur kebenaran aqidah. 
  • Kita wajib berhati-hati, karena fitnah di akhir zaman sering datang dari arah yang tidak disangka-sangka. 
Rasulullah ﷺ sudah memperingatkan : "Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh tipuan, pendusta dibenarkan, orang jujur didustakan..." (HR. Ibnu Majah, hasan)

--------

Ibadah tanpa dalil = Bid’ah

❌ Amal sebesar apa pun akan tertolak kalau tidak ada dalilnya. 

📢 Rasulullah ﷺ bersabda : ‘Setiap bid’ah adalah sesat’ (HR. Muslim no. 867). 

👉 Maka jangan bangga dengan tradisi, karena yang Allah ﷻ nilai bukan banyaknya acara, tapi apakah itu sesuai Sunnah atau tidak.

Wallahu A'lam 🤲 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

❓ Apakah Orang Tua Nabi Muhammad ﷺ Masuk Surga ?

Selamat Datang di Blog Hijrah Butuh Ilmu – Kenapa Kita Harus Hijrah dengan Ilmu?

🌀 Benarkah Semua Golongan Masuk Surga ?