BONGKAR STRATEGI: MUSUH ISLAM SERANG AQIDAH LEWAT ISU POLITIK
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
👉 Setiap muslim ingin amalnya diterima, tapi Rasulullah ﷺ mengingatkan :
📢 ‘Barang siapa mengada-adakan sesuatu dalam urusan kami ini yang bukan darinya, maka tertolak’ (HR. Bukhari no. 2697, Muslim no. 1718).
❓ Pertanyaannya, kalau kita mengaku cinta Nabi Muhammad ﷺ, kenapa membuat amalan yang Nabi Muhammad ﷺ sendiri tidak ajarkan ?
(Artikel 434 = 27/07/2025, Ba'da Subuh)
Saluran Penulis Artikel Dakwah :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P
Website Penulis Artikel Dakwah :
https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/
Ustad Firanda Andirja Hafidzahullah :
https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos
Aplikasi UFA = BEKAL ISLAM :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam
BONGKAR STRATEGI : MUSUH ISLAM SERANG AQIDAH LEWAT ISU POLITIK
Kenali Pola, Jangan Jadi Korban Framing
1️⃣ Tunjukkan Syubhatnya
Narasi seperti ini sering beredar:
“Lihat Saudi! Kirim senjata ke Israel! Berarti salafi itu cuma slogan. Mereka sebenarnya mendukung musuh Islam.”
- Sekilas, orang awam akan langsung terpicu emosinya.
- Namun, di balik itu, ada pola serangan propaganda yang sengaja dimainkan.
2️⃣ Kesalahan & Modus Operandi Propaganda
Mixing Issue (Campur Isu)
- Isu politik = dipaksa dikaitkan dengan akidah / manhaj.
- Padahal, kebenaran manhaj diukur dengan dalil, bukan perilaku penguasa.
Guilt by Association = Mengaitkan Salafiyah dengan semua kebijakan Saudi, seakan semua ulama dan pengikutnya otomatis setuju.
Emotional Trigger = Mengangkat isu sensitif seperti Palestina agar orang bereaksi emosional, lalu diarahkan membenci manhaj tertentu.
Selective Highlighting = Menonjolkan kesalahan atau tuduhan pada satu pihak, tapi menyembunyikan kesalahan pihak lain yang mungkin lebih parah.
False Dilemma = Dibuat seolah kalau kita menolak berita ini atau menolak narasi mereka, berarti kita pro-Zionis.
3️⃣ Dalil Kebenaran
Allah ﷻ memerintahkan bersikap adil, bahkan kepada pihak yang dibenci : "Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa." (QS. Al-Ma’idah: 8)
Nabi ﷺ bersabda : "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam." (HR. Bukhari-Muslim)
Ini termasuk dalam menyikapi isu yang belum pasti kebenarannya.
4️⃣ Perbandingan dengan Manhaj Salaf
- Manhaj Salaf = menilai kebenaran dari dalil Al-Qur’an dan Sunnah, bukan dari citra politik atau perilaku penguasa.
- Propaganda musuh = membuat umat menilai kebenaran dari headline berita.
Salafiyah mengajarkan kita memisahkan aqidah dari manuver politik, sementara propaganda ingin mencampuradukkannya agar umat menjauh dari dakwah tauhid.
5️⃣ Solusi Menghadapi Propaganda
Tabayyun :
- Jangan percaya berita hanya karena sesuai emosi kita.
- Pisahkan antara manhaj dan oknum.
- Kesalahan negara / penguasa bukan berarti salah aqidahnya.
Fokus ke dakwah tauhid :
- Jangan terjebak debat politik yang tak berdasar dalil.
- Kenali pola propaganda agar kita tidak jadi korban.
- Jangan jadi corong musuh dengan ikut menyebar berita yang mengandung framing jahat.
📌 Kesimpulan :
- Propaganda canggih di akhir zaman sering membungkus serangan aqidah dalam isu politik.
- Umat yang tidak paham pola ini akan terseret arus kebencian, membenci saudara seiman, dan meninggalkan kebenaran manhaj Salaf, padahal kebenaran itu tidak bergantung pada berita politik.
Rasulullah ﷺ sudah mengingatkan : "Akan datang fitnah, orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, yang berdiri lebih baik dari pada yang berjalan, yang berjalan lebih baik daripada yang berlari." (HR. Bukhari-Muslim)
--------
Syirik = Dosa yang tidak diampuni
📢 Allah ﷻ berfirman : ‘Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki’ (QS. An-Nisa: 48).
👉 Kalau kita masih berharap berkah pada kubur atau selain Allah ﷻ, siapkah kita mempertaruhkan akhirat dengan syirik yang tidak diampuni ?
Wallahu A'lam 🤲
Komentar
Posting Komentar