Kapan “Kelompok Salaf” Berdiri ? – Meluruskan Kesalahpahaman

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ 

👉 Banyak orang tertipu karena melihat sesuatu diamalkan mayoritas. 
📢 Padahal Rasulullah ﷺ bersabda : ‘Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu’ (HR. Abu Dawud no. 4597). 
❓ Kalau benar mayoritas itu pasti selamat, kenapa Rasulullah ﷺ justru mengingatkan hanya satu yang selamat ?

(Artikel 442 = 28/07/2025, Ba'da Dzuhur)

Saluran Penulis Artikel Dakwah :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P

Website Penulis Artikel Dakwah :
https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

Ustad Firanda Andirja Hafidzahullah :
https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

Aplikasi UFA = BEKAL ISLAM :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

Kapan “Kelompok Salaf” Berdiri ? – Meluruskan Kesalahpahaman

1. Memahami Istilah “Salaf”
  • Kata Salaf dalam bahasa Arab berarti “yang terdahulu”. 
  • Dalam istilah agama, ia merujuk kepada tiga generasi terbaik yang disebutkan langsung oleh Rasulullah ﷺ:
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian generasi setelah mereka, kemudian generasi setelah mereka." (HR. Bukhari no. 2652, Muslim no. 2533)

Tiga generasi ini adalah:
  • Sahabat Nabi ﷺ (wafat Nabi tahun 11 H)
  • Tabi’in = murid-murid para sahabat
  • Tabi’ut Tabi’in = murid-murid para tabi’in
Artinya, istilah “Salaf” bukanlah nama kelompok baru, tapi sebutan untuk generasi emas Islam yang sudah ada sejak masa Nabi ﷺ.

2. Manhaj Salaf, Bukan Organisasi Baru
  • Manhaj Salaf = cara memahami dan mengamalkan Islam sebagaimana dilakukan oleh para Salaf.
  • Ketika ada orang mengatakan dirinya Salafi, itu artinya ia berusaha mengikuti manhaj tersebut di zaman ini.
  • Bukan berarti ia anggota organisasi yang “berdiri” pada tahun tertentu.
  • Sama seperti orang yang mengatakan “saya mengikuti mazhab Syafi’i” — bukan berarti Imam Syafi’i membuat agama baru pada abad ke-2 Hijriyah.
3. Kesalahan Logika Penanya

Pertanyaan “kapan berdirinya kelompok Salaf ?” mengandung asumsi keliru, seolah-olah manhaj Salaf adalah organisasi atau aliran baru yang baru dibentuk di zaman tertentu. 

Padahal :
  • Islam itu sudah sempurna sejak wahyu terakhir turun (QS. Al-Maidah: 3).
  • Manhaj Salaf adalah warisan asli Islam, bukan hasil kreasi ulama modern.
  • Ulama-ulama sepanjang sejarah = termasuk Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad = semuanya berpegang pada prinsip Salaf.
4. Analogi yang Memudahkan

Bayangkan ada orang bertanya :

“Kapan berdirinya kelompok pengikut Nabi Muhammad ﷺ ?”

Jawabannya : Sejak Nabi diutus.
  • Begitu pula dengan Salaf. 
  • Ia sudah ada sejak awal Islam, karena para Salaf itu sendiri adalah para sahabat dan generasi sesudahnya.
5. Mengapa Sekarang Ada Sebutan “Salafi”?
  • Istilah “Salafi” di zaman modern digunakan untuk membedakan orang yang berusaha mengikuti manhaj Salaf dari yang mengikuti paham bid’ah, takhayul, atau khurafat.
  • Ini bukan penamaan baru untuk agama baru, tapi pengingat agar umat kembali kepada cara beragama generasi terbaik umat ini.
6. Kesimpulan
  • Salaf : generasi awal Islam (sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in).
  • Manhaj Salaf : metode memahami dan mengamalkan Islam seperti mereka.
  • Salafi : orang yang berusaha mengikuti manhaj tersebut.
  • Tidak ada “tanggal berdiri”, karena ini adalah kelanjutan langsung dari ajaran Nabi ﷺ dan para sahabatnya.
📌 Pesan Penutup :

Jika ada yang bertanya “kapan berdirinya kelompok Salaf?”, jawab dengan tegas:

“Sejak Islam pertama kali diturunkan. Sejak Nabi ﷺ diutus. Karena Salaf adalah generasi pertama umat ini, bukan organisasi baru.”

----------

⛔ Jangan biarkan hawa nafsu, pendapat manusia, atau tradisi populer menutup mata dari kebenaran wahyu Allah ﷻ dan petunjuk Rasulullah ﷺ

➡️ Semoga Allah ﷻ membimbing kita di jalan yang lurus hingga akhir hayat

🔄 Sebarkan artikel ini agar menjadi wasilah hidayah bagi orang lain

📚 Petunjuk mencari ilmu :

✅ Rujuk kepada ustadz Ahlus Sunnah wal Jama‘ah di atas manhaj salaf
✅ Pastikan ajaran berdasarkan dalil shahih
✅ Hindari yang mencampur kebenaran dengan kebatilan

👨‍🏫 Beberapa asatidzah : Ustadz Dr. Firanda Andirja, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas رحمه الله, Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, dll

📺 Rekomendasi media: Rodja TV, Ashiil TV, dan media dakwah salaf lainnya

Wallāhu A‘lam 🤲 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

❓ Apakah Orang Tua Nabi Muhammad ﷺ Masuk Surga ?

Selamat Datang di Blog Hijrah Butuh Ilmu – Kenapa Kita Harus Hijrah dengan Ilmu?

🌀 Benarkah Semua Golongan Masuk Surga ?