📌 Bagian 14 : Membedah Topeng Iran — Membongkar Strategi Politik Bertopeng Agama

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ 

📌 Keahlian

👉 Kalau motor rusak, kita tak akan pergi ke tukang cukur. 
❓ Lalu mengapa dalam urusan agama yang menentukan surga-neraka, kita malah ikut orang yang tidak punya ilmu ?

📢 Saluran Dakwah Tauhid : https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P

🌐 Website Dakwah Tauhid : https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

⁉️ Tanya - Jawab : Balas Artikel

▶️ YouTube UFA : https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

🅰️ Aplikasi UFA : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

(Artikel 752 = 17/09/2025, Ba'da Ashar)

📌 Bagian 14 : Membedah Topeng Iran — Membongkar Strategi Politik Bertopeng Agama

📝 Pendahuluan 

Di tengah gemuruh dukungan sebagian kaum Muslim terhadap Iran dalam konflik melawan Israel, perlu dilakukan telaah yang lebih mendalam berdasarkan aqidah dan manhaj yang lurus. 

Banyak yang tertipu dengan jargon-jargon keislaman yang diucapkan oleh para pemimpin Iran, padahal faktanya jauh dari nilai-nilai Islam yang murni. 

Pada bagian ini, kita akan membongkar topeng Iran sebagai 'negara Islam', dan menjelaskan strategi politik mereka yang bertopeng agama, disertai dengan bantahan dan solusi berbasis tauhid.

🟥 1. Iran dan Politik Taqiyyah : Menghalalkan Dusta Demi Tujuan

Salah satu prinsip mendasar dalam doktrin Syi’ah adalah taqiyyah — menyembunyikan keyakinan atau berpura-pura demi melindungi kepentingan mereka. 

Doktrin ini dijadikan senjata utama dalam strategi politik Iran. 

Mereka mampu tampil sebagai “pembela Islam” dan “penentang Zionis” di hadapan umat, padahal dalam banyak kesempatan menjalin kerja sama terselubung dengan musuh-musuh Islam, baik secara politik maupun ekonomi.

📌 Bantahan berdasarkan Aqidah : 
  • Islam yang dibawa Rasulullah ﷺ melarang kebohongan, kecuali dalam kondisi tertentu yang sangat terbatas dan jelas tujuannya (misalnya dalam peperangan atau mendamaikan dua pihak). 
  • Adapun menjadikan kebohongan sebagai strategi permanen politik, itu adalah bentuk pengkhianatan.
Nabi ﷺ bersabda : "Celakalah orang yang berbicara lalu berdusta agar orang-orang tertawa, celakalah dia, celakalah dia." (HR. Abu Dawud, no. 4990; dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)

🟥 2. Aliansi Terselubung dengan Amerika dan Israel

Meskipun di depan layar Iran tampil anti - Amerika dan anti-Israel, faktanya sejarah mencatat hubungan “gelap” di antara mereka. 

Misalnya, Iran-Contra Affair tahun 1980-an, di mana Iran menerima bantuan senjata dari Amerika saat perang dengan Irak. 

Bahkan dalam beberapa laporan intelijen, Iran disebut ikut memfasilitasi Amerika masuk ke Afghanistan dan Irak pasca tragedi 9/11.

📌 Bantahan berdasarkan Logika dan Fakta : 
  • Jika Iran sungguh-sungguh ingin memerangi Israel, mengapa mereka tidak pernah mengerahkan kekuatan penuh mereka secara langsung, dan hanya bermain melalui proksi seperti Hizbullah dan Houthi ?
  • Justru yang terjadi adalah konflik terbatas yang penuh kepentingan politis — bukan jihad syar’i.
🟥 3. Iran dan Pengkhianatan terhadap Ahlus Sunnah

Di Suriah, Iran terang-terangan membantu rezim Bashar al-Assad — seorang Nushairiyah yang sangat membenci Islam Ahlus Sunnah — dalam membantai jutaan kaum Muslimin Sunni. 

Hal ini menunjukkan bahwa orientasi politik Iran lebih condong untuk mengokohkan ideologi Syi’ah daripada membela Islam secara keseluruhan.

Rasulullah ﷺ bersabda : "Setiap Muslim terhadap Muslim lainnya haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya." (HR. Muslim no. 2564)

📌 Solusi berdasarkan Aqidah : 
  • Muslimin hendaknya tidak terkecoh dengan slogan-slogan perlawanan, namun melihat siapa yang benar-benar membawa panji Islam yang lurus. 
  • Pembelaan terhadap saudara seiman harus berdasarkan akidah dan manhaj yang benar, bukan karena kesamaan musuh politik.
🟥 4. Solusi: Kembali kepada Tauhid dan Pemahaman Salaf

Kaum Muslimin tidak akan mungkin bersatu dan menang melawan musuh-musuh Allah ﷻ jika masih terpecah dalam berbagai ideologi sesat. 

Solusinya bukan mengikuti propaganda Iran, bukan pula mengidolakan kelompok yang menyimpang dari jalan Rasulullah ﷺ dan para sahabat.

➡️ Solusi nyata :
  • Menyebarkan ilmu tentang tauhid dan manhaj yang benar kepada umat.
  • Mewaspadai segala bentuk penyimpangan aqidah, termasuk Syi’ah, Sufisme ekstrim, dan Islam Liberal.
  • Menguatkan solidaritas antar Ahlus Sunnah, membela saudara yang terdzalimi di Palestina dengan cara yang sesuai syariat (doa, donasi, edukasi, dan advokasi syar’i).
  • Menjauhi propaganda politik bertopeng agama, baik dari Iran, Hizbullah, maupun pihak lain yang menyimpang dari manhaj salaf.
🟥 Penutup
  • Jangan terkecoh dengan simbol, jangan terpedaya oleh narasi. 
  • Musuh terbesar umat ini bukan hanya zionis Yahudi, tapi juga ideologi sesat yang mengatasnamakan Islam. 
  • Iran dan sekutunya telah banyak merusak citra Islam dengan menampilkan wajah yang salah.
  • Kita wajib menyaring setiap berita dan propaganda dengan ilmu, bukan emosi. 
  • Kita harus kembali kepada Al-Qur’an, Sunnah, dan pemahaman para salafus shalih, agar tidak terseret dalam perangkap yang dibuat musuh-musuh Islam dari dalam.
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai ilmu tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya." (QS. Al-Isra: 36)

----------

📍 Empati

👉 Saya tahu sebagian dari kita mungkin berat untuk meninggalkan amalan lama. 
🔄 Tidak apa-apa. 
🎯 Hidayah datang bertahap. 
✅ Yang penting kita jujur mencari kebenaran.
🤲 Semoga Allah ﷻ mudahkan langkah kita.

Wallahu A'lam 🤲 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

❓ Apakah Orang Tua Nabi Muhammad ﷺ Masuk Surga ?

Selamat Datang di Blog Hijrah Butuh Ilmu – Kenapa Kita Harus Hijrah dengan Ilmu?

🌀 Benarkah Semua Golongan Masuk Surga ?