🕌 Letak Tangan dalam Sholat : Mana yang Benar Menurut Sunnah ?

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ 

🌞 Kita semua ingin hidup bahagia. 

Tapi pernahkah kita bertanya, bahagia versi siapa ? 

Versi hawa nafsu, atau versi Allah ﷻ yang menciptakan hidup ini ?

📢 Saluran Dakwah Tauhid : https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P

🌐 Website Dakwah Tauhid : https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

⁉️ Tanya - Jawab : Balas Artikel

▶️ YouTube UFA : https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

🅰️ Aplikasi UFA : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

(Artikel 1.031 = 03/11/2025, Ba'da Subuh)

🕌 Letak Tangan dalam Sholat : Mana yang Benar Menurut Sunnah ?

📖 Pendahuluan 

Di masjid-masjid kaum muslimin, sering kita dapati perbedaan dalam letak tangan saat berdiri dalam sholat.
  • Ada yang di perut, ada yang di bawah dada, ada yang di atas dada.
  • Ada yang memegang pergelangan, ada yang memegang lengan, bahkan ada yang hampir ke siku.
💫 Sebagian bingung, sebagian saling menyalahkan, padahal masalah ini bisa dijelaskan dengan tenang jika kembali ke dalil.

1. Prinsip Utama yang Disepakati

👳 Para ulama Ahlus Sunnah sepakat dalam satu hal : Tangan kanan diletakkan di atas tangan kiri saat berdiri dalam sholat.

Rasulullah ﷺ bersabda : “Manusia diperintahkan agar seseorang meletakkan tangan kanannya di atas tangan kirinya dalam sholat.” (HR. al-Bukhari)

📌 Ini bukan khilaf. 
✅ Ini Sunnah yang jelas.

2. Perbedaan Letak Tangan : Dari Mana Asalnya ?

🔹 A. Di Bawah Pusar (Perut)

Pendapat ini dikenal di sebagian mazhab, namun :
  • Hadits yang menyebut “di bawah pusar” statusnya lemah
  • Tidak ada hadits shahih yang tegas dari Nabi ﷺ
📌 Artinya : Ini pendapat fiqih, bukan Sunnah yang kuat secara hadits.

🔹 B. Di Bawah Dada

Posisi ini tidak memiliki dalil khusus :
  • Tidak ada hadits shahih yang menyebutkan batas “bawah dada”
  • Biasanya hanya hasil kompromi pendapat
📌 Maka : Tidak bisa diklaim sebagai Sunnah Nabi ﷺ.

🔹 C. Di Atas Dada

✅ Inilah posisi yang paling kuat dalilnya.

Wā’il bin Ḥujr radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan : “Aku melihat Nabi ﷺ meletakkan tangan kanannya di atas tangan kirinya di atas dadanya.”

Riwayat ini dishahihkan oleh banyak ulama hadits.

📌 Karena itu.: Letak tangan di dada adalah pendapat yang paling kuat berdasarkan Sunnah.

3. Cara Meletakkan Tangan : Pegang di Mana ?

Hadits-hadits shahih menunjukkan beberapa bentuk yang dibolehkan :
  • ✅ Memegang pergelangan tangan kiri
  • ✅ Memegang lengan bawah kiri
  • ✅ Meletakkan tangan kanan di atas kiri tanpa menggenggam keras
📌 Semua ini ada riwayatnya.

❌ Yang tidak diajarkan :
  • Memegang sampai siku
  • Menggenggam berlebihan
  • Mengubah posisi hingga mengganggu kekhusyukan
4. Kesalahan yang Sering Terjadi
  • ❌ Menganggap semua posisi sama kuat dalilnya
  • ❌ Menganggap kebiasaan masyarakat pasti Sunnah
  • ❌ Menyalahkan orang yang mengikuti dalil lebih kuat
  • ❌ Membela posisi tertentu tanpa tahu status haditsnya
📌 Sikap yang benar : Masalah ijtihadi tidak dicela, namun Sunnah tetap dijelaskan.

5. Kesimpulan Ilmiah
  • ✅ Tangan kanan di atas kiri = Sunnah yang disepakati
  • ✅ Letak di dada = Dalilnya paling kuat
  • ✅ Di bawah pusar = Haditsnya lemah
  • ✅ Cara memegang pergelangan atau lengan = Dibolehkan
  • ✅ Tidak boleh saling mencela dalam masalah khilaf
6. Penutup
  • Perbedaan dalam sholat bukan alasan untuk berpecah, namun jangan pula menutup mata dari dalil yang lebih kuat.
  • Sunnah Nabi ﷺ bukan ditentukan oleh kebiasaan, tapi oleh riwayat yang shahih.
🤲 Semoga Allah ﷻ memberi kita :
  • ilmu yang jujur
  • hati yang lapang
  • dan taufik untuk mengikuti Sunnah Nabi ﷺ dengan benar
----------

📖 Setelah semua ini dibaca, pertanyaannya tinggal satu : kita ingin berubah, atau tetap mencari alasan ?

Wallahu A'lam 🤲 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

❓ Apakah Orang Tua Nabi Muhammad ﷺ Masuk Surga ?

Selamat Datang di Blog Hijrah Butuh Ilmu – Kenapa Kita Harus Hijrah dengan Ilmu?

🌀 Benarkah Semua Golongan Masuk Surga ?