🎯 Benarkah Syaikh Sa‘d Al-Ghamidi (Qori Internasional) Tokoh Ikhwanul Muslimin ?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ 

📍 Hidup ini singkat, namun banyak orang memperlakukannya seakan tak berujung. 

Sementara akhirat yang abadi justru diperlakukan seolah hanya cerita pelengkap.

📢 Saluran Dakwah Tauhid : https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P

🌐 Website Dakwah Tauhid : https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

⁉️ Tanya - Jawab : Balas Artikel

▶️ YouTube Ustad Firanda Andirja (UFA) : https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

🅰️ Aplikasi Bekal Islam (UFA) : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

(Artikel 1.169 = 25/11/2025, Ba'da Subuh)

🎯 Benarkah Syaikh Sa‘d Al-Ghamidi (Qori Internasional) Tokoh Ikhwanul Muslimin ?

✅ Jawaban Intinya

❌ Tidak ada bukti yang jelas, tegas, dan resmi bahwa Syaikh Sa‘d Al-Ghamidi adalah tokoh Ikhwanul Muslimin.

Yang ada hanyalah klaim, prasangka, atau tuduhan di media, tanpa penetapan ilmiah yang pasti.

➡️ Dalam manhaj Ahlus Sunnah, kita tidak menetapkan label tanpa dalil yang jelas.

1. Prinsip Syariat dalam Menilai Seseorang

Allah ﷻ berfirman (makna) : “Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian seorang fasik membawa berita, maka telitilah.” (QS. Al-Ḥujurāt: 6)

Rasulullah ﷺ bersabda (makna) : “Cukuplah seseorang dianggap berdusta jika ia menceritakan setiap apa yang ia dengar.” (HR. Muslim no. 5, shahih)

➡️ Isu tanpa bukti tidak boleh dijadikan vonis agama.

2. Tentang Mendengarkan Bacaan Al-Qur’an

Bacaan Al-Qur’an dinilai dari tajwid dan kebenarannya, bukan dari isu afiliasi politik.

Selama bacaan Qur’annya benar, maka boleh didengar dan diambil manfaatnya.

👳 Para ulama Ahlus Sunnah menjelaskan (makna umum) :
  • Kebenaran diterima, meskipun disampaikan oleh orang yang memiliki kekeliruan,
  • Selama kebenaran itu sendiri jelas dan tidak tercampur penyimpangan.
3. Tentang Khilaf

Sebagian orang berbeda sikap kehati-hatian dalam memilih qari :
  • Ada yang memilih qari tertentu untuk ketenangan hati,
  • Ada yang menghindari nama yang diperselisihkan.
👉 Pendapat paling aman bagi umat :
  • Tidak menuduh tanpa bukti,
  • Tidak fanatik,
  • Fokus pada bacaan Al-Qur’an yang sahih dan benar.
4. Saran Praktis
  • Jangan menyebarkan tuduhan tanpa dalil jelas.
  • Jika hati kurang tenang, pilih qari lain yang disepakati luas (mis. Al-Husary, Abdul Basit, Muhammad Ayyub, Al-Minshāwī).
  • Fokuskan diri pada tadabbur Al-Qur’an, bukan isu personal.
5. Penjelasan singkat

Biografi singkat empat qori besar yang sering direkomendasikan karena ketepatan tajwid, ketenangan bacaan, dan diterima luas oleh Ahlus Sunnah wal Jama‘ah. 

A. Syaikh Maḥmūd Khalīl Al-Ḥuṣarī (Mesir, w. 1401 H / 1980 M)

Siapa beliau ?
  • Qori Mesir yang paling terkenal dalam ketepatan tajwid.
  • Salah satu pelopor murottal tertib yang dijadikan rujukan internasional.
  • Banyak dipakai di lembaga tahfizh dan pembelajaran Al-Qur’an.
Ciri bacaan :

* Pelan, jelas, presisi
* Hampir tanpa improvisasi lagu
* Sangat rapi dalam makhārij dan sifat huruf

Cocok untuk :

⏩ Belajar tajwid
⏩ Murāja‘ah hafalan
⏩ Pendengar pemula

✅ Pilihan paling aman dan akademis.

B. Syaikh ‘Abdul Bāsiṭ ‘Abdus Ṣamad (Mesir, w. 1409 H / 1988 M)

Siapa beliau ?
  • Qori Mesir paling masyhur sepanjang sejarah modern.
  • Suaranya dikenal luas di dunia Islam sejak tahun 1950-an.
  • Bacaan beliau diputar di masjid, radio, dan acara resmi di banyak negara.
Ciri bacaan :
  • Suara kuat, jernih, dan berwibawa
  • Tajwid sangat baik
  • Memiliki versi mujawwad (lebih bernada) dan murottal (lebih tenang)
Cocok untuk :

⏩ Tilawah umum
⏩ Menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an
⏩ Majelis dan acara besar

✅ Paling diterima lintas mazhab dan generasi.

C. Syaikh Muḥammad Ayyūb (Saudi Arabia, w. 1437 H / 2016 M)

Siapa beliau ?
  • Mantan imam Masjid Nabawi (Madinah).
  • Dikenal sebagai qori yang sangat tenang dan khusyuk.
  • Dihormati luas oleh para penuntut ilmu dan ulama.
Ciri bacaan :

* Sangat sederhana
* Tidak mengejar nada
* Fokus pada makna ayat dan kekhusyukan

Cocok untuk :

➡️ Shalat malam
➡️ Tadabbur
➡️ Pendengar yang ingin ketenangan batin

✅ Bacaan yang menenangkan hati, bukan memukau telinga.

D. Syaikh Muḥammad Ṣiddīq Al-Minshāwī (Mesir, w. 1389 H / 1969 M)

Siapa beliau ?
  • Qori Mesir yang dikenal sebagai “qori yang paling menyentuh hati”.
  • Sangat zuhud dan sederhana dalam hidupnya.
  • Bacaan beliau sering membuat pendengar menangis karena tadabbur
Ciri bacaan : 

* Lembut, penuh perasaan
* Tajwid sangat baik
* Tidak berlebihan dalam lagu

Cocok untuk :

⏩ Tadabbur pribadi
⏩ Waktu sepi
⏩ Menghidupkan hati yang lalai

✅ Bacaan yang mengajak merenung, bukan berdebat.

6. Ringkasan Perbandingan

(Qori, Kekuatan Utama, Cocok Untuk)
  • Al-Husary, Tajwid paling rapi, Belajar & hafalan
  • Abdul Basit, Suara & wibawa, Tilawah umum
  • Muhammad Ayyub, Ketenangan, Shalat malam
  • Al-Minshawi, Tadabbur hati, Renungan pribadi
7. Penutup & Doa

Yang terbaik adalah yang paling membantu Anda untuk khusyuk, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.

Bacaan Al-Qur’an bukan untuk diperdebatkan, tetapi untuk dihidupkan di hati.

Semoga Allah ﷻ menjaga lisan dan hati kita dari prasangka, menuntun kita kepada sikap adil, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya hidup kita.

Ya Allah, tunjukkan kepada kami kebenaran sebagai kebenaran dan beri kami kemampuan untuk mengikutinya.

----------

Bila tulisan ini bermanfaat, itu murni karena pertolongan Allah ﷻ. 

Bila masih banyak kekurangan, itu sepenuhnya kelemahan penulis.

Wallahu A'lam 🤲 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

❓ Apakah Orang Tua Nabi Muhammad ﷺ Masuk Surga ?

Selamat Datang di Blog Hijrah Butuh Ilmu – Kenapa Kita Harus Hijrah dengan Ilmu?

🌀 Benarkah Semua Golongan Masuk Surga ?