❓ Kenapa Orang Islam Ragu Untuk Mentaati Aturan Allah ﷻ ?
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Kita marah ketika ditipu manusia, tetapi tenang ketika menipu diri sendiri dalam urusan akhirat.
❓ Apakah ini sikap orang yang berakal ?
📢 Saluran Dakwah Tauhid : https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P
🌐 Website Dakwah Tauhid : https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/
⁉️ Tanya - Jawab : Balas Artikel
▶️ YouTube UFA : https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos
🅰️ Aplikasi UFA : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam
(Artikel 1.043 = 05/11/2025, Ba'da Subuh)
❓ Kenapa Orang Islam Ragu Untuk Mentaati Aturan Allah ﷻ ?
1. Masalah yang Terjadi : Keraguan dalam Mentaati Syariat
Di tengah kehidupan umat Islam hari ini, ada satu fenomena yang sangat memprihatinkan : banyak orang Islam justru ragu dan enggan untuk tunduk sepenuhnya pada aturan Allah ﷻ.
- Ketika diajak shalat lima waktu tepat waktu, mereka bilang, "Saya belum siap."
- Saat diperingatkan tentang haramnya riba, mereka berkata, "Kalau semua dihindari, mau makan apa nanti ?"
- Ketika diingatkan tentang aurat, pacaran, musik, bahkan ziarah kubur yang menyimpang, mereka mengelak, "Itu kan masalah pribadi, yang penting hatinya baik."
Keraguan ini bukan muncul karena mereka tidak mengaku Islam.
💥 Justru mereka bangga sebagai Muslim.
Tapi, ketika harus tunduk pada perintah dan larangan Allah ﷻ, mereka tarik diri, seolah ajaran Islam hanya untuk seremoni dan identitas di KTP.
Inilah problem besar umat : mereka tidak yakin bahwa aturan Allah ﷻ itu terbaik untuk mereka.
2. Dalil-Dalil Kebenaran : Kewajiban Tunduk Total Kepada Syariat
Allah ﷻ berfirman : "Tidaklah pantas bagi seorang mukmin laki-laki dan mukmin perempuan, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) dalam urusan mereka." (QS. Al-Ahzab: 36)
"Dan barangsiapa yang tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang kafir." (QS. Al-Ma'idah: 44)
"Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan di antara mereka, ialah ucapan: 'Kami dengar dan kami taat.' Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS. An-Nur: 51)
📍 Ini prinsip tegas.
Seorang Muslim yang benar-benar beriman, tidak akan menunda-nunda, apalagi menawar hukum Allah ﷻ.
Menolak atau ragu mentaati hukum-Nya adalah bentuk penyakit hati yang serius.
3. Gaya Retoris dan Logika Tajam : Jika Bukan Allah ﷻ, Mau Taat Pada Siapa ?
📢 Coba kita pikirkan dengan jernih :
- Kalau aturan Allah ﷽ diragukan, aturan siapa yang lebih pantas diikuti ?
- Jika manusia yang penuh dosa dan keterbatasan bisa ditaati (seperti atasan, penguasa, teman, bahkan influencer), kenapa Allah ﷻ, Pencipta manusia dan alam semesta, justru tidak dipercaya sepenuhnya ?
Ironis !
- Ketika dokter melarang makan gorengan, langsung ditaati.
- Tapi saat Allah ﷻ melarang riba dan zina, dianggap biasa.
- Ketika negara menetapkan denda dan pajak, semua patuh.
- Tapi kalau Allah ﷻ tetapkan kewajiban zakat, banyak yang mengelak.
❓ Inikah bukti keimanan ?
❓ Atau sekadar identitas tanpa ketaatan ?
4. Perbandingan dengan Manhaj Salaf : Generasi Terbaik Tidak Menawar Syariat
Para sahabat Nabi ﷽ ketika mendengar satu ayat turun, mereka langsung taat tanpa menunda.
👉 Kisah penegakan hukum khamr adalah contoh jelas.
Saat ayat pengharamannya turun, para sahabat langsung menumpahkan khamr yang ada, bahkan ada yang memuntahkannya dari mulut.
⚡ Mereka tidak menawar, tidak menunda.
Begitu juga ketika perintah berhijab turun, para wanita Anshar segera mengambil kain apa pun untuk menutupi tubuh mereka.
❌ Tak ada yang berkata, "Saya belum siap," atau, "Hati saya dulu dibenahi."
Mereka taat karena yakin bahwa perintah Allah ﷻ lebih utama dari selera pribadi.
5. Solusi dan Doa Hidayah : Kembalilah Kepada Allah Dengan Penuh Keyakinan
Saudaraku seiman,
Kalau Anda benar-benar mencintai Allah ﷻ, buktikan dengan taat kepada-Nya.
Jangan hanya menjadi Muslim karena warisan, tapi jadilah hamba yang tunduk kepada aturan Tuhannya.
Kuatkan keyakinan bahwa semua perintah-Nya adalah kebaikan, dan semua larangan-Nya adalah perlindungan.
🔥 Jangan menunda lagi.
Karena umur kita tidak menunggu kesiapan kita.
🤲 Ya Allah, bimbinglah hati-hati kami untuk mencintai ketaatan kepada-Mu. Jauhkanlah kami dari keraguan terhadap kebenaran yang Engkau turunkan. Jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang berkata : "Kami dengar dan kami taat."
Aamiin ya rabbal alamin.
----------
📢 Kebenaran tidak kehilangan nilainya hanya karena ditolak.
Dan kesalahan tidak berubah menjadi benar meski dibela ramai-ramai.
Wallahu A'lam 🤲
Komentar
Posting Komentar