❓ Pertanyaan : Ayat ayat yg harus dibaca ketika terkena sihir
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
⚰️ Di tengah masyarakat, tidak sedikit orang yang rajin beraktivitas, sukses secara dunia, namun gelisah ketika diingatkan tentang kematian, hisab, dan kehidupan setelah mati.
📢 Saluran Dakwah Tauhid : https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P
🌐 Website Dakwah Tauhid : https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/
⁉️ Tanya - Jawab : Balas Artikel
▶️ YouTube Ustad Firanda Andirja (UFA) : https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos
🅰️ Aplikasi Bekal Islam (UFA) : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam
(Artikel 1.187 = 28/11/2025, Ba'da Ashar)
❓ Pertanyaan : Ayat ayat yg harus dibaca ketika terkena sihir
✅ Jawab ringkas :
Ketika terkena sihir, yang dibaca adalah ayat-ayat Al-Qur’an untuk ruqyah syar‘iyyah.
Opsi paling aman bagi umat : membaca ayat yang jelas dalilnya, dicontohkan Nabi ﷺ, dan dipahami para Salaf — tanpa jampi, mantra, atau ritual menyimpang.
1. Ayat-ayat utama yang dibaca (ruqyah syar‘iyyah)
1) Al-Fatihah
Dalil : Al-Qur’an sebagai penyembuh.
Allah ﷻ berfirman (makna) : “Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang beriman.” (QS. Al-Isra’: 82).
Hadits : Al-Fatihah digunakan sebagai ruqyah. (HR. Al-Bukhari no. 5736, shahih).
Cara : dibaca berulang dengan tadabbur dan doa kesembuhan.
2) Ayat Kursi
Dalil : Perlindungan dari gangguan setan. (QS. Al-Baqarah: 255).
Hadits : Membaca Ayat Kursi memberi penjagaan dari setan. (HR. Al-Bukhari no. 2311, shahih).
3) Al-Ikhlash, Al-Falaq, An-Nas
Dalil : Memohon perlindungan dari kejahatan makhluk, sihir, dan was-was. (QS. Al-Ikhlash: 1–4; QS. Al-Falaq: 1–5; QS. An-Nas: 1–6).
Hadits : Nabi ﷺ membacanya untuk perlindungan dan ruqyah. (HR. Al-Bukhari no. 5017, shahih).
4) Ayat tentang sihir (sebagai penguat ruqyah)
Kisah sihir dan perlindungan Allah : (QS. Al-Baqarah: 102), (QS. Yunus: 81–82), (QS. Thaha: 69).
Ayat-ayat ini menegaskan bahwa sihir batil dan kalah oleh kebenaran Allah ﷻ.
2. Doa Nabi ﷺ sebagai pelengkap
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang Dia ciptakan.” (HR. Muslim no. 2708, shahih).
3. Catatan manhaj (penting)
Ini ruqyah syar‘iyyah : hanya Al-Qur’an dan doa yang ma’tsur, tanpa jampi tak jelas, rajah, angka, kembang, asap, atau perantara jin.
- Khilaf mu‘tabar : pada teknis jumlah bacaan — boleh selama tidak diyakini wajib.
- Pendapat paling aman : ikuti yang dicontohkan Nabi ﷺ dan para Sahabat.
Penjelasan ulama :
- Ibnu Taimiyah (w. 728 H) menjelaskan bahwa ruqyah yang benar adalah dengan ayat Al-Qur’an dan doa Nabi ﷺ, serta haram meminta bantuan jin. (makna penjelasan dalam Majmu‘ al-Fatawa).
- Ibnul Qayyim (w. 751 H) menegaskan Al-Fatihah dan Al-Mu‘awwidzatain termasuk ruqyah paling kuat bila dibaca dengan iman dan tawakkal. (makna penjelasan dalam Zad al-Ma‘ad).
4. Saran praktis
- Perbaiki tauhid dan niat — yakin kesembuhan dari Allah ﷻ.
- Baca Al-Fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlash – Al-Falaq – An-Nas pagi - petang dan saat terasa gangguan.
- Tiup ringan ke telapak tangan, usap tubuh (sebagaimana sunnah).
- Jauhi dukun / jimat / ritual — itu kemungkaran.
Jika berat, minta peruqyah syar‘i yang lurus manhajnya.
5. Penutup & doa
Mari terus menuntut ilmu dengan adab, tenang, dan kembali kepada Al-Qur’an serta Sunnah sesuai pemahaman Salaf.
Semoga Allah ﷻ melindungi kita dari sihir dan gangguan setan, menyembuhkan dengan Al-Qur’an, meneguhkan tauhid, dan memberi keselamatan lahir batin.
---------
Mari kita belajar pelan-pelan, memperbaiki diri setahap demi setahap, dan tidak merasa cukup dengan apa yang sudah kita miliki hari ini.
Wallahu A'lam 🤲
Komentar
Posting Komentar