🚫 Membongkar Fitnah “Wahabi”
Bismillahirrahmanirrahim
(Artikel 1.523 = 03/02/2026, Ba'da Subuh)
📣 Saluran Dakwah Tauhid : https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P
📥 WhatsApp Grup 2 : https://chat.whatsapp.com/EM91hf2UDojFAFKWnNdGJ1
💻 Website : https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/
📺 YouTube : https://youtube.com/@hijrahbutuhilmu?si=bXtcPbQXI8sRgvnA
📸 Instagram : https://www.instagram.com/hijrahbutuhilmu?igsh=MTk0aDdnYnU1NGZ1eQ==
👥 Facebook : https://www.facebook.com/share/1KyzQsCG3T/
⁉️ Tanya - Jawab : Balas Artikel
▶️ YouTube (UFA) : https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos
🅰️ Aplikasi Bekal Islam (UFA) : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam
📑 Ebook Terbaru (UFA) : Rambu-Rambu Dakwah : https://s.id/RambuDakwah
🚫 Membongkar Fitnah “Wahabi”
Siapa di Balik Tuduhan dan Apa Tujuannya ?
1. Tuduhan “Wahabi” Bukan Ilmiah
Istilah Wahabi hanyalah label buatan musuh dakwah tauhid untuk menakut-nakuti umat.
Padahal dakwah Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah tidak pernah membawa ajaran baru, melainkan menghidupkan kembali seruan tauhid dan memurnikan Islam dari syirik dan bid‘ah.
Kalau dakwah beliau disebut “baru”, maka semua Nabi sejak Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa hingga Nabi Muhammad ﷺ pasti disebut “Wahabi”, karena semuanya menyeru hal yang sama : ibadah hanya kepada Allah semata.
2. Siapa yang Sebenarnya Takut ?
Mereka yang sibuk memfitnah dakwah tauhid dengan istilah Wahabi biasanya adalah:
* Kaum sufi ekstrim, yang hidup dari praktik bid‘ah dan khurafat.
* Kaum politikus agama, yang takut bila umat kembali ke Qur’an dan Sunnah, karena berarti habislah pengaruh mereka.
* Musuh Islam sejati, yang berbahagia melihat umat sibuk bertengkar soal istilah “Wahabi” dari pada bersatu melawan syirik, riba, liberalisme, dan musuh-musuh nyata umat.
Anda sebagai pendebat dan pembenci dakwah tauhid, berada pada barisan yang mana ?
3. Fitnah Lama, Pola Sama
* Labelisasi ini bukan hal baru.
* Dulu, Rasulullah ﷺ dituduh sebagai pemecah belah Quraisy karena berani menolak menyembah berhala.
* Para sahabat dituduh sesat karena tidak ikut adat jahiliyah.
* Kini, siapa saja yang menyeru “kembali ke Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman sahabat” dituduh Wahabi.
* Artinya : tuduhan itu adalah warisan dari musyrikin, hanya berganti baju.
4. Tujuan Utama Fitnah
🔎 Tujuan mereka jelas :
* Mengaburkan dakwah tauhid = Jika umat takut dengan kata “Wahabi”, mereka tidak akan mau belajar tauhid.
* Membela kesyirikan dan bid‘ah = Dengan cara ini, mereka bisa tetap mempertahankan praktik sesat tanpa diganggu seruan sunnah.
* Menciptakan musuh khayalan = Sehingga umat Islam sibuk bertengkar di dalam, sementara musuh nyata umat dibiarkan bebas merusak dari luar.
5. Penutup
👉 Jadi jelas, yang berteriak paling keras menuduh “Wahabi” sesat bukan sedang membela Islam, melainkan sedang membela kepentingan diri dan warisan kebatilan.
⚡ Dakwah tauhid tidak butuh nama selain “Islam” sebagaimana Nabi ﷺ bersabda : “Semua golongan akan masuk neraka kecuali satu : yang mengikuti aku dan para sahabatku.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi).
Maka, siapapun yang menuduh dakwah tauhid dengan label buruk, sejatinya ia sedang berdiri di barisan penentang dakwah para Nabi Muhammad ﷺ.
Wallahu A'lam 🤲.
Komentar
Posting Komentar